Belajar Matematika Asyik dan Menyenangkan

Entah sejak kapan, Matematika telah dianggap sebagai pelajaran yang sangat sulit. Bahkan, Matematika sampai menjadi momok yang menakutkan bagi para siswa ketika ujian sekolah. Kira-kira, apa penyebab Matematika menjadi pelajaran yang dibenci siswa, ya? Mari kita investigasi asal muasal penyebab Matematika dibenci siswa untuk mengetahui jawabannya.

Anak mempelajari Matematika untuk pertama kalinya ketika mereka berada di tingkat PAUD atau TK. Di tahap ini, anak mempelajari Matematika dasar dengan cara mengenal angka. Setelah anak sudah mengenal angka, mereka perlahan diajarkan cara berhitung.

Cara berhitung yang diajarkan masih sangat dasar, seperti penjumlahan dan pengurangan. Di tahap ini, anak masih sangat antusias untuk belajar karena mereka baru saja mengenal dunia baru yang tidak rumit. Sampai akhirnya sang anak menjadi siswa sekolah dasar hingga siswa sekolah menengah atas/kejuruan, materi pelajaran Matematika kemudian berkembang menjadi lebih kompleks.

Pelajaran yang tadinya hanya terdiri dari angka, kini huruf dan bangun ruang pun juga ikut menjadi unsur perhitungan Matematika. Yang sebelumnya hanya mempelajari cara berhitung, kini menjelma menjadi berbagai cabang ilmu seperti aljabar, geometri, statistika, aritmatika, probabilitas atau peluang, dan lain sebagainya.

Terlihat jelas jika pelajaran Matematika semakin kompleks dan bertambah banyak seiring berjalannya waktu. Adapun yang membuat Matematika dikatakan sebagai pelajaran yang sulit karena siswa harus mempelajari materi baru disaat materi Matematika sebelumnya belum dikuasai dengan sangat baik. Kewajiban memahami seluruh materi tersebut akhirnya terus menumpuk dan menjadi beban bagi siswa di kemudian hari. Siswa pun akan merasa lebih sulit dalam memahami pelajaran Matematika.

Pada akhirnya, alasan mengapa Matematika menjadi pelajaran yang menyulitkan bagi siswa adalah materi yang harus dipelajari terlalu banyak untuk jangka waktu yang singkat. Kenyataannya, materi Matematika yang benar-benar diterapkan dalam kehidupan itu sangat sederhana yaitu ilmu berhitung seperti penjumlahan, pengurangan, pembagian, dan perkalian.

 

Fungsi Matematika dalam Kehidupan Manusia

Kenyataannya Matematika sangat bermanfaat dan berguna bagi keberlangsungan umat manusia. Kita tidak bisa lepas dari Matematika ketika melakukan aktivitas sehari-hari. Matematika memang sangat penting, sehingga dahulu kala seseorang akan dicap sebagai orang pintar jika menguasai Matematika.

1) Mengembangkan Pola Pikir Sistematis

Seseorang yang pandai Matematika biasanya selaras dengan kemampuan mereka untuk berpikir secara sistematis. Pola pikir sistematis sendiri adalah cara berpikir manusia yang teratur dan runtut. Pola pikir ini merupakan cara paling praktis untuk menemukan solusi dari permasalahan yang ada. Dengan berpikir sistematis, seseorang bisa mengembangkan dan mengeksplorasi tindakan paling efektif dalam masalah yang kompleks. Oleh karena itu, orang yang memiliki pola pikir sistematis dicap sebagai orang berkinerja tinggi dalam memberikan hasil nyata karena setiap langkah yang mereka sudah terukur dan terstruktur berdasarkan fakta-fakta yang ditemukan. Ini merupakan salah satu alasan mengapa siswa perlu mempelajari matematika; agar mereka terlatih untuk berpikir secara terstruktur dan terukur.

2) Mengembangkan Logika Berpikir

Mahir Matematika membuat logika berpikir seseorang dapat berkembang. Seseorang yang mahir Matematika biasanya memiliki kemampuan untuk berpikir secara induktif dan deduktif berdasarkan aturan logika. Mengapa demikian? Simak uraiannya di bawah ini. Untuk memecahkan soal Matematika, seseorang harus memiliki argumen yang masuk akal sebagai jawabannya. Agar argumennya masuk akal, mereka perlu menemukan hubungan logis di antara konsep Matematika dan soal yang mereka kerjakan. Setelah praduga dibuat, maka ia harus menguji penyelesaian tersebut berdasarkan akal yaitu konsep dasarnya. Barulah didapat kesimpulan atau hasil penyelesaian yang logis sehingga soal matematika bisa diselesaikan secara rasional. Matematika terbukti dapat mengembangkan kemampuan logika berpikir seseorang. Karena itulah, mempelajari Matematika sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia agar kita lebih logis dan realistis dalam mengambil keputusan untuk menyelesaikan masalah.

3) Membuat Seseorang Lebih Hati-Hati Melangkah

Salah satu kegunaan mempelajari Matematika yaitu dapat membuat seseorang lebih hati-hati melangkah dan memperhitungkan seluruh keputusan yang akan diambil. Sebagai contoh, seseorang dengan kemampuan Matematika yang baik akan mampu memperhitungkan keuntungan dan kerugian ketika ingin membangun sebuah usaha. Dengan demikian, ia bisa menghindari kemungkinan-kemungkinan terburuk. Selain itu, perhitungan yang akurat dapat membuat seseorang menjadi lebih percaya diri untuk berwirausaha. Ia tidak ragu dan memiliki keyakinan bahwa usahanya akan berhasil. Jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, ia memiliki rencana cadangan yang bisa menjadi solusi. Banyak sekali fungsi Matematika dalam kehidupan manusia. Lalu bagaimana cara agar kita bisa menguasai Matematika ya? Caranya adalah kita harus menyukai Matematika. Kamu harus menemukan cara yang menyenangkan untuk belajar Matematika agar kamu tidak membencinya. 

 

Tips Belajar Matematika yang Menyenangkan

1. Tanamkan Pemikiran Bahwa “Matematika Tidak Rumit”

Hal pertama yang harus kamu lakukan agar Matematika menjadi pelajaran yang menyenangkan adalah tanamkan pemikiran bahwa Matematika tidaklah rumit. Tips ini sangat penting, karena bagaimana kamu bisa menguasai Matematika jika di otak sudah terpatri bahwa Matematika rumit dan sulit? Pemikiran tersebut merupakan asal muasal seseorang membenci Matematika. Kamu harus yakin dan menanamkan pemikiran positif bahwa semua hal bisa dilakukan asalkan kamu berusaha. Oleh karena itu, setelah ini kamu dapat mulai mencoba tanamkan dalam pikiranmu bahwa Matematika itu hal yang menyenangkan sebelum belajar.

2. Terapkan Pembelajaran Bertahap Sesuai Tingkat Kesulitan

Tips kedua yaitu memulai pembelajaran bertahap. Pembelajaran bertahap yang dimaksud yaitu mempelajari Matematika sesuai tingkat kesulitan. Kamu bisa mulai belajar Matematika dari level sederhana, sedang, hingga Matematika dengan level tinggi. Dengan menerapkan pembelajaran bertahap, kamu juga bisa melatih diri untuk menentukan skala prioritas dari setiap hal dalam hidup.

3. Tidak Hanya Menghafal Rumus, Tapi Membangun Pemahaman

Hal yang membuat Matematika terlihat rumit yaitu siswa hanya terpaku pada hafalan rumus. Kenyataannya, seseorang bisa mahir Matematika karena mereka tidak hanya menghafal rumusnya, tetapi membangun pemahaman dari rumus yang ada. Tidak hanya mengetahui penggunaannya saja, tapi kita juga perlu mengetahui asal usulnya. Ketika kamu bisa memahami sebuah rumus maka kamu akan lebih fleksibel dalam mengerjakan soal.

4. Rutin Melatih Kemampuan Diri dengan Mengerjakan Contoh Soal

Latihan adalah guru terbaik. Mungkin kamu pernah mendengar kalimat tersebut, dan itu adalah hal yang benar. Kebanyakan siswa hanya belajar Matematika menjelang ujian saja, padahal metode sistem kebut semalam itu tidak efektif. Untuk menjadi seseorang yang mahir Matematika, kamu harus rutin melatih kemampuan diri dengan mengerjakan soal-soal.

5. Buat Ruang Diskusi Bersama Teman dan Guru

Tips terakhir agar belajar Matematika menjadi menyenangkan yaitu membuat ruang diskusi bersama teman dan guru. Seringkali siswa merasa kesulitan belajar Matematika karena tidak ada sosok yang bisa ia tanyakan jika bertemu dengan soal yang belum diketahui cara penyelesaiannya. Guru bisa membuat inisiatif yaitu membuat sharing session dengan siswa mengenai PR yang telah dikerjakan. Jadi, guru tidak hanya menilai jawaban siswa benar atau salah, tetapi siswa perlu dibekali dengan pembahasan atas PR tersebut. Demikian artikel mengenai Tips Belajar Matematika yang Menyenangkan. Anda dapat mengikuti blog.kejarcita.id untuk mendapatkan kumpulan artikel seputar pendidikan jarak jauh, usaha sosial dan inovasi teknologi. Semoga bermanfaat.

 

Sumber: Kejarcita